skip to main content
Cargill Logo
  • Beranda
  • Tentang Kami

    Tentang Kami

    • Sekilas tentang Cargill
    • Gambaran Umum Perusahaan
    • Keterlibatan Masyarakat
    • Sejarah Kami
  • Produk dan Jasa

    Produk dan Jasa

    • Pertanian
    • Nutrisi Hewan
    • BioIndustrial
    • Kakao dan Cokelat
    • Perawatan Tubuh dan Kecantikan
    • Minyak sawit
  • Karier
  • Keberlanjutan

    Keberlanjutan

    • Memberi gizi kepada dunia
    • Melindungi bumi
    • Meningkatkan kualitas hidup masyarakat
  • Berita
  • Lokasi
  • Cargill di Seluruh Dunia
  • Kontak Cargill di Indonesia

Indonesia

Bahasa Indonesia | English

Indonesia

Bahasa Indonesia | English
Beranda/ Berita / PT Hindoli-Cargill Mendirikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan Pertama di Sektor Perkebunan di Indonesia
  • Berita
 

PT Hindoli-Cargill Mendirikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan Pertama di Sektor Perkebunan di Indonesia

Jakarta, 9 Juni 2021 – PT Hindoli, anak perusahaan Cargill Tropical Palm (CTP), mendirikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di konsesi perkebunan kelapa sawitnya di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Proyek percontohan RP3 ini merupakan bentuk realisasi dari penunjukkan Pemerintah Musi Banyuasin kepada PT Hindoli untuk mendirikan rumah perlindungan pertama bagi para pekerja perempuan di sektor perkebunan di Indonesia.

Program RP3 diluncurkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada 2019 dan bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja perempuan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi di seluruh sektor industri. Setelah dilakukan beberapa proses kajian oleh Kementerian PPPA dan instansi pemerintah daerah terkait, nilai dan komitmen PT Hindoli kepada para pekerja perempuan dinilai sesuai untuk melaksanakan proyek percontohan rumah perlindungan di sektor perkebunan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dalam kunjungannya ke PT Hindoli pada hari Rabu, 9 Juni 2021, mengatakan, “Para pekerja, khususnya pekerja perempuan, sangatlah rentan mengalami segala bentuk tindakan kekerasan dan diskriminasi seperti sulit mendapatkan hak untuk berserikat, hak cuti hamil, cuti haid, hubungan industrial yang tidak adil serta hak perlindungan dan keselamatan kerja. Hal ini disebabkan karena banyak di antara mereka yang belum memahami hak-hak pekerja perempuan, serta merasa takut, malu dan tidak mengetahui tempat untuk melapor ketika mengalami kekerasan ataupun diskriminasi di tempat kerja. Hal inilah yang menjadi dasar kami menginisiasi pembentukan RP3 di berbagai sektor industri, termasuk sektor perkebunan.”

Arahan Menteri PPPA tersebut sejalan dengan komitmen dan nilai-nilai yang diemban oleh Cargill - melakukan hal yang benar dan mengutamakan setiap orang - memandu upaya yang dilakukan Perusahaan untuk melindungi, mendukung, dan memprioritaskan kesejahteraan seluruh karyawan, termasuk para pekerja perempuan.

Bupati Musi Banyuasin, Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan, “Berdirinya proyek RP3 ini memberikan jaminan kepada masyarakat Musi Banyuasin, khususnya pekerja perempuan, bahwa sudah terdapat fasilitas untuk meningkatkan perlindungan pekerja perempuan dari setiap bentuk kekerasan dan diskriminasi di tempat kerja. Pemerintah daerah akan terus mendukung kebijakan yang dapat meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.”

Cargill melalui anak perusahaan kelapa sawitnya, Cargill Tropical Palm (CTP), juga berbagi praktik terbaik untuk memenuhi hak asasi manusia serta mempromosikan kesetaraan gender di perkebunannya. Ini termasuk membentuk komite gender yang dipimpin oleh karyawan perempuan di setiap lokasi bisnis Cargill Indonesia, memastikan pekerja perempuan mendapatkan akses yang baik dan setara dalam pengembangan kapasitas dan promosi kerja, memberikan kebijakan hak reproduksi bagi pekerja perempuan seperti cuti haid, cuti melahirkan dan cuti keguguran, menyediakan pelayanan kehamilan dan melahirkan di klinik perusahaan, memperbaiki sarana dan prasarana di areal perkebunan demi menjaga kesehatan perempuan dan menyediakan fasilitas untuk kesejahteraan anak seperti ruang menyusui, tempat penitipan anak, yayasan sekolah dan bus sekolah.

Anton Asmara, Pejabat Sementara Presiden Direktur CTP Hindoli mengatakan, “Kami bangga dan berterima kasih kepada Kementerian PPPA dan Pemerintah Musi Banyuasin yang telah memilih PT Hindoli sebagai institusi pertama yang melaksanakan proyek percontohan RP3 di sektor perkebunan. Cargill memahami bahwa meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak - termasuk industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Kami berharap proyek percontohan RP3 ini dapat ditiru oleh perusahaan swasta lainnya, sehingga seluruh pekerja perempuan memiliki tempat yang aman dan efektif untuk secara terbuka menyampaikan keluhan atau pengalaman yang tidak menyenangkan yang mereka hadapi.”

Cargill berinvestasi, terlibat dan menghormati keragaman, kesetaraan, dan inklusivitas dengan mempromosikan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab untuk meningkatkan standar hidup dan membangun komunitas yang stabil.

Media Contact: media@cargill.com


Tentang Cargill

Cargill berkomitmen untuk menyediakan makanan, bahan makanan, solusi pertanian, dan produk industri untuk menyehatkan dunia dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Berada di jantung rantai pasokan, kami bermitra dengan petani dan pelanggan untuk menyediakan sumber, membuat, dan mengirimkan produk yang sangat penting bagi kehidupan.

Lebih dari 155 ribu karyawan kami berinovasi dengan tujuan, menyediakan kebutuhan hidup penting bagi pelanggan agar bisnis dapat tumbuh, masyarakat dapat sejahtera, dan konsumen dapat hidup sejahtera. Dengan pengalaman selama 160 tahun sebagai perusahaan keluarga, kami melihat ke depan dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kami. Kami mengutamakan karyawan. Kami meraih lebih tinggi. Kami melakukan hal yang benar—hari ini dan untuk generasi yang akan datang. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi Cargill.com dan Pusat Berita kami.

Tentang Cargill di Indonesia

Cargill memulai usahanya di Indonesia pada tahun 1974 dengan mendirikan pabrik pakan di Bogor, Jawa Barat. Saat ini Cargill berkantor pusat di Jakarta dan memiliki lebih dari 19.000 karyawan. Kami memiliki 60 lokasi dengan kantor-kantor, pabrik dan fasilitas di seluruh Indonesia dan melakukan kegiatan usaha yang terdiri dari nutrisi hewan, kakao, kopra, rumput laut, ekspor makanan olahan, biji-bijian dan minyak nabati, minyak sawit, serta pati dan pemanis. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Cargill.co.id.

Kontak Cargill di Indonesia Cargill di Seluruh Dunia
Kebijakan Kerahasiaan Pemberitahuan Bisnis Syarat dan Ketentuan Pesanan Pembelian Standar
Cargill.com IRM
© 2026 Cargill, Incorporated. Hak Cipta Terdaftar.