.

 

Cargill menerbitkan laporan tentang minyak sawit berkelanjutan yang baru

Cargill berada di jalan yang benar dalam mencapai sasarannya yaitu 100% rantai pasokan minyak sawit yang berkelanjutan menjelang tahun 2020. Saat ini, perusahaan mempublikasikan pembaruan kemajuan minyak sawit kedua, yang menyimpulkan upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini.

Sebuah pertumbuhan volume minyak sawit dan minyak inti sawit dapat dilacak kembali ke tingkat pabrik. Di lapangan, jangkauan kami pada para pemasok terus meluas. Kami menggunakan road show dan kunjungan ke pabrik serta perkebunan untuk bekerja dengan mitra kami tentang praktik berkelanjutan dan membantu mereka melakukan perbaikan. 

Pada akhir tahun 2014, kami mengakuisisi perkebunan baru, Poliplant Group, di Kalimantan Barat, Indonesia.  PPG akan membantu kami memenuhi permintaan yang terus meningkat akan minyak sawit yang dapat dilacak yang berkelanjutan.

Dengan bantuan dari perusahaan konsultan lingkungan Daemeter, pekerjaan sedang berlangsung untuk membuat perkebunan baru itu sesuai dengan standard berkelanjutan Cargill yang tinggi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sertifikasi Roundtable for Sustainable Palm Oil sesegera mungkin.

Secara keseluruhan kemajuan tidak berarti tidak ada benturan dalam perjalanannya. Angka-angka yang dapat dilacak menunjukkan kemunduran di beberapa tempat dan celah-celah di tempat lain. Yang terutama harus dilakukan dengan merubah volume dan metodologi pelaporan saat ini yang tidak tepat dari beberapa pemasok. Kami bekerja untuk membantu mereka berkembang seperti yang diperlukan. 

Sementara itu, proyek kami dengan pesawat udara tanpa awak (drone) bergerak ke tahap operasional.  Satu team Cargill dibentuk untuk memulai pelatihan penerbangan di Malaysia. Mereka akan segera lulus sebagai pilot UAV bersertifikat.

Dengan UAV, kita mendorong penutup secara berkelanjutan.  Pesawat-pesawat ini akan membantu kita memetakan dan memonitor bagian lahan hutan yang berharga yang perlu dilindungi, dan meningkatkan penggunaan tanah dan air, sehingga kita bisa tumbuh lebih dengan luas lahan yang sama dan mengelola jejak lingkungan kita dengan lebih baik.

 

Dipublikasikan: 6 April 2015

 

.