Bertemu karyawan kami

Orang memilih untuk menjadi bagian dari tim kami karena berbagai alasan yang berbeda-beda. Sebagian menghargai adanya kesempatan pertumbuhan dan pengembangan karir. Sebagian memandang tinggi kesempatan untuk memberi andil yang besar melalui proyek pembangunan masyarakat dari Cargill. Sedangkan yang lain tertarik dengan kenyataan bahwa kami memiliki standar etika yang tinggi dan mereka bangga dengan perusahaan untuk siapa mereka bekerja.

Tetapi jangan percaya begitu saja apa yang kami sampaikan kepada anda. Temui beberapa karyawan kami dan pelajari mengapa mereka memilih Cargill. Kemudian tanya diri anda sendiri: “Apakah hal ini berlaku juga untuk saya?” Jika ya, simak peluang apa yang saat ini tersedia.

Jika melihat kembali dua belas tahun yang telah saya lewati di Cargill, saya harus mengakui bahwa saya sangat beruntung dapat menjadi bagian dari keluarga Cargill. Sewaktu saya pertama-kali bergabung dengan Cargill, saya adalah penyelia pelatihan di PT. Hindoli, perusahaan kelapa sawit pertama Cargill di Indonesia. Sulit sekali bagi saya untuk hidup jauh, meninggalkan tempat asal saya untuk berada di tengah-tengah perkebunan, dan saya bertanya-tanya apakah saya telah mengambil pilihan yang tepat. Sampai suatu hari, setelah kurang-lebih satu tahun, saya akhirnya bertanya kepada manajer saya berapa lama saya diharapkan bekerja di lokasi tersebut. Jawaban yang saya peroleh adalah “Saya tidak tahu Simon, anda yang harusnya memberitahu Saya!” Pertama-tama saya merasa kurang senang oleh jawaban itu, tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, saya memahami apa yang ia coba sampaikan kepada saya: apakah saya ada di sini selama satu tahun, atau seumur hidup, itu sepenuhnya tergantung saya sendiri yang memutuskan.

Cargill menawarkan setiap orang kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri, dan kitalah yang memilih. Setelah bertahun-tahun di Cargill, saya merasa diperkaya dengan pengetahuan dan pembelajaran dan saat ini saya memiliki sejumlah jaringan kolega dengan siapa saya berinteraksi di seluruh dunia. Setelah dua tahun di perkebunan kelapa sawit dan lebih dari tiga tahun di corporate shared service, saya sekarang mendapat tantangan besar untuk menjadi bagian dari Pakan Ternak Cargill Indonesia dimana saya memegang peranan untuk Manajer Sumber Daya dan Pelatihan dan Manajer Lokasi untuk untuk pabrik di Makassar.

Upaya Cargill dalam tanggung jawab korporasi atas masyarakat setempat dan kemitraannya dengan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan aspek lain yang saya benar-benar banggakan. Tidak banyak perusahaan di Indonesia yang seperti itu. Mulai dari membangun taman kanak-kanak di Sungai Lilin, proyek dimana saya pribadi berkesempatan memimpinnya, dan menyediakan guru-guru bermutu untuk sekolah-sekolah setempat hingga memperkenalkan perpustakaan keliling untuk para penduduk desa perkebunan guna membantu meluaskan pengetahuan mereka, kita akan terus melihat Cargil berbuat lebih dan lebih lagi.

Keselamatan kerja sungguh merupakan prioritas utama di Cargill. Saya masih ingat sewaktu kebijakan mengenai telpon seluler baru diperkenalkan di Pakan Ternak, yang bahkan tidak mengijinkan kami menggunakan fasilitas hands free selagi mengendarai kendaraan. Hal itu pertama-tama membuat saya merasa kurang senang, karena saya memiliki banyak kolega dari tim penjualan yang mengadakan perjalanan selama berjam-jam untuk melayani pelanggan kami, tetapi kami tidak diijinkan menjawab setiap panggilan. Saya merasa hal itu mengada-ada karena kami bisa kehilangan peluang besar sebelum saya mendapat jawaban yang meyakinkan dari Todd Hall, Presiden Pakan Ternak global dari Cargill, yang saya jumpai di kantor pusat kami di Minneapolis. Ia berkata kepada saya, “Simon, jumlah uang yang anda hasilkan memang penting, tetapi mengembalikan setiap karyawan ke orang-orang yang mereka kasihi setiap saat dan selamanya jauh lebih penting dari jumlah uang yang anda peroleh”.

Setelah semua ini saya alami, saya semakin merasa aman bekerja untuk perusahaan besar ini yang tidak pernah kehabisan hal-hal baru untuk dipelajari. Saya bangga saya dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman saya kepada para kolega yang lebih muda. Dengan demikian kita dapat memastikan bahwa kita terus-menerus mengalami peningkatan tanpa harus ‘memulai kembali dari awal’.

Tahun ini saya sudah bekerja selama 13 tahun di usaha kakao Cargill di Makassar. Dalam bekerja, saya benar-benar menghargai komitmen Cargill pada mutu. Saya juga berkesempatan meningkatkan proses kerja kami bersama rekan kerja saya.

Cargill telah memberikan kepada saya kesempatan untuk turut serta dalam program pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian saya, terutama seputar kepemimpinan. Hal paling penting bagi saya adalah bagaimana Cargill membantu saya menjadi pekerja tim yang lebih baik. Saya saat ini mendukung pengetahuan dan keahlian dengan komunikasi yang efektif untuk mencapai kinerja yang lebih baik.

Saya juga senang dengan cara Cargill menghargai dan mengevaluasi kinerja dan loyalitas karyawan dan bagaimana perusahaan peduli dengan lingkungan dan masyarakat setempat.

Saya bergabung dengan Cargill pada tahun 1998 di Medan. Pada saat itu, Cargill Medan hanya terdiri dari empat orang dan saya menjadi anggota kelima dalam tim. Selama bertahun-tahun, saya melaksanakan berbagai tugas pekerjaan termasuk administrasi kantor, dukungan komersial dan tugas operasional lain seperti menangani kiriman minyak kelapa sawit mentah yang masuk ke fasilitas penyimpanan kami di Belawan dan Dumai.

Waktu benar-benar berlalu tanpa terasa dan saat ini saya sudah 11 tahun bekerja di perusahaan. Peran saya saat ini adalah manajer lokasi fasilitas pengolahan kopra di Amurang. Merupakan perjalanan yang panjang bersama Cargill, dan merupakan perjalanan yang mengesankan. Saya benar-benar senang bekerja untuk Cargill karena memberikan kepada tim saya dan saya sendiri berbagai kesempatan untuk maju dan berkembang terus-menerus. Saya juga menyukai Cargill karena Cargill merupakan perusahaan yang sangat bertanggung-jawab dan sangat etis. Dari pengalaman dan pengamatan saya pribadi, hanya ada segelintir perusahaan yang berperilaku sebaik Cargill.

Saya telah bekerja di PT Harapan Sawit Lestari sejak bulan September 1996. Saya memulai karir saya sebagai pekerja harian. Pada bulan Januari 1997, saya dipromosikan ke posisi permanen sebagai staff junior. Setahun kemudian saya dipromosikan ke administrasi pabrik dan pada bulan Mei 2001 saya menjadi asisten administrasi pabrik.

Karir saya berlanjut dengan memperoleh promosi rutin seperti dipromosikan menjadi asisten general affairs (bagian umum) pada bulan Desember 2002, kemudian menjadi asisten manajer logistik dan penyelia untuk operasi pelabuhan pada bulan Desember 2005. Promosi saya yang terakhir terjadi pada bulan November 2008 yaitu ke posisi saya saat ini sebagai koordinator logistik produk kelapa sawit.

Selama karir saya di PT Harapan Sawit Lestari, Saya mendapat dukungan besar dari perusahaan dan mendapatkan berbagai kesempatan untuk meningkatkan keahlian saya dan memperluas pengetahuan dan kecakapan saya dalam hal manajemen dan fungsi-fungsi khusus. Cargill mengijinkan saya ambil bagian dalam pelatihan dan seminar untuk membantu saya mengembangkan dan mewujudkan potensi saya.

Di Cargill, saya merasa diperlakukan dengan adil. Saya berasal dari masyarakat setempat di Manis Mata. Saya merasa saya mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan karir saya sebagaimana halnya dengan setiap karyawan lain. Selain itu, di Cargill tidak ada batasan atas kegiatan pribadi saya di dalam masyarakat dan atas kepercayaan iman saya.

Sebagai perusahaan multinasional, saya merasa Cargill benar-benar menghargai keanekaragaman dan membantu semua karyawan mencapai kinerja terbaik dan berkembang. Itulah sebabnya mengapa saya sangat senang bekerja untuk dan menjadi anggota dari keluarga Cargill.

Saya mulai bekerja di PT Hindoli pada bulan Maret 1997 sebagai anggota tim keamanan. Saya kemudian melamar ke posisi operator pabrik dimana saya dapat meraih berbagai pencapaian. Pada bulan Mei 2000, saya dipromosikan menjadi shift foreman dan setelah itu pada bulan Juli 2002 saya mendapat promosi lain menjadi shift supervisor. Dengan promosi ini, datang pula berbagai tanggung-jawab baru dan sasaran baru yang harus dicapai. Hal itu membuat pekerjaan saya terasa sangat dinamis. Di pertengahan tahun 2008, sewaktu process engineer kami dipindah ke Papua Niugini, saya dipilih untuk menggantikannya.

Saya pikir,Cargill memiliki sistem evaluasi yang adil dan semua karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk mecapai apa yang mereka inginkan. Kami terbantu oleh rencana manajemen kinerja individu kami yang secara garis-besar menguraikan sasaran pribadi dengan panduan sasaran perusahaan.

Cargill merupakan tempat yang sangat menguntungkan bagi orang-orang yang senang bekerja keras dan menyukai tantangan. Selain itu, banyak nilai dan perilaku perusahaan yang dapat diterapkan pada kehidupan keluarga dan pribadi, seperti keselamatan, integritas, etika kerja, dan sebagainya.

Saya mendapatkan banyak kesempatan dalam hal pengembangan dan pertumbuhan karir seiring dengan perkembangan usaha perkebunan dan pengolahan kami. Saya juga senang dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh Cargill pada masyarakat dengan proyek yang melibatkan masyarakat dan kegiatan sosial yang menguntungkan penduduk setempat.

Saya bergabung dengan Cargill pada bulan Oktober 1999 di kantor Cargill Singapura. Pada bulan Juni 2000, saya dipindahkan ke PT Cargill Indonesia, kantor Jakarta.

Cargill menerapkan sistem yang baik berkenaan dengan manajemen, pembaruan dan inovasi, yang memberikan kepada saya kepercayaan bahwa Cargill akan terus bertumbuh dan tetap menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Tidak ada keraguan di benak saya bahwa Cargill akan tetap aman di masa mendatang, sebab Cargill dinamis dalam berpikir dan bertindak dan bagus sekali dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan di dunia usaha.

Bagi saya, Cargill adalah salah satu perusahaan terbaik tempat bekerja. Reputasinya yang baik dan jaringan globalnya yang ada saat ini memastikan bahwa orang-orang yang memiliki dedikasi akan mendapatkan kesempatan yang sama bagi masa depan yang lebih baik.

Saya bergabung dengan Cargill di kantor Jakarta sebagai Manajer Akunting untuk bisnis minyak kelapa sawit pada tahun 2005. Dua setengah tahun pertama saya sangat menantang sebab sasaran pekerjaan saya adalah meningkatkan proses akuntansi dan pelaporan.

Pada tahun 2008, saya mendapatkan kesempatan yang menarik untuk pindah ke kantor pusat Cargill Singapura sebagai bagian dari kesempatan pembelajaran dan pengembangan saya di perusahaan. Pengalaman ini benar-benar membuka mata saya karena saya berkesempatan belajar banyak hal baru, untuk melihat lebih jelas lagi operasi Cargill di luar Indonesia dan bertemu kolega dari negara lain dan unit usaha lain.

Menurut saya, Cargill adalah perusahaan besar dengan personil yang hebat dan nilai-nilai yang luhur. Apa yang sangat penting bagi saya terutama adalah cara kami para karyawan didorong untuk terus belajar dan berbagi pengetahuan, disamping menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi dan keluarga.

.