.

Biji-bijian

Kami memulai bisnis biji-bijian di Indonesia pada tahun 1999. Kami memanfaatkan kemampuan rantai suplai global yang kami miliki untuk menghasilkan dan mengapalkan berbagai komoditas dari seluruh dunia secara efisien dari segi biaya untuk dikirimkan kepada pelanggan kami di Indonesia. Kami melayani berbagai industri, termasuk produsen pangan, pabrik pakan ternak dan perusahaan perdagangan lokal. Kami menawarkan biji-bijian sebagai komoditas pokok yang meliputi:

Kualitas dan keamanan produk tingkat tinggi

Fasilitas penyimpanan biji-bijian milik Cargill di IndonesiaAgar dapat mendukung kegiatan rantai suplai kami di Indonesia, kami mengoperasikan dua fasilitas penyimpanan utama untuk biji-bijian di Cigading, Jawa Barat dan di Surabaya, Jawa Timur. Di seluruh rantai suplai kami, kami berkomitmen pada kualitas dan keamanan produk pada tingkat yang tinggi. Itulah sebabnya mengapa proses penanganan dan penyimpanan biji-bijian kami bersertifikasi HACCP. Ini meliputi pembongkaran dari kapal dan penyimpanan, termasuk penyeleksian, pengemasan dan distribusi kedelai , bungkil kedelai, jagung dan penanganan kargo peti kemas.

Memastikan bahan pangan dan pakan memenuhi standar keamanan yang tinggiHACCP merupakan singkatan “Hazard Analysis and Critical Control Points (Analisis Bahaya dan Titik Kontrol Kritis)” dan juga pendekatan yang sistematis dan preventif dalam menangani bahaya terhadap keamanan pangan dan pakan. Cargill merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi HACCP yang diakui secara internasional untuk rantai suplai biji-bijiannya. HACCP tidak disyaratkan dalam industri perdagangan biji-bijian di Indonesia. Dengan sukarela memperkenalkan HACCP, kami ingin menunjukkan bahwa kami memiliki proses dan sistem dalam menyediakan biji-bijian untuk pangan dan pakan yang lebih aman untuk pelanggan.

.
.